Tuntut Keadilan, Ribuan Massa Minta Hakim Bebaskan 6 Orang Peladang

Tuntut Keadilan, Ribuan Massa Minta Hakim Bebaskan 6 Orang Peladang

SINTANG – Ribuan massa penuhi halaman gedung Pengadilan Negeri Sintang, Kamis (21/11/2019) meminta majelis hakim membebaskan 6 orang yang didakwakan melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Ke enam terdakwa itu masing masing, Antonius Sujianto dari kecamatan Binjai Hulu, Magan dari kecamatan Binjai Hulu, Agustinus dari kecamatan Sintang, Dedi Kurniawan, Daugles dan Boneges dari kecamatan Ketungau Hulu.

Aksi unjuk rasa damai ini dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) seperti Pasukan Merah Bangkule Rajakng, perkumpulan Ormas, FPD, mahasiswa dan masyarakat.

Massa berkumpul di gedung kenyalang untuk mendapat pengarahan dari ketua DAD Sintang dan Sekjen MADN Yakobus Kumis, kemudian bergerak menuju pengadilan negeri Sintang dengan berjalan kaki.

Kemudian massa melakukan orasi secara bergantian, dengan tuntutan yang disampaikan oleh massa pendemo, meminta agar ke-6 orang petani peladang yang menjadi terdakwa yang saat sekarang disidang, agar dibebaskan.

“Peladang adalah bukan penjahat, itulah tuntutan kami pendemo, yang merasa petani dikriminalisasi hanya sekedar untuk menghidupi keluarga, dan bukan cari kekayaan,”tegas Yakobus Kumis salah satu juru bicara dalam orasinya.

Sementara penjagaan ketat dari gabungan aparat Polri dan TNI, berjaga dihalaman gedung Pegadilan Negeri Sintang.

Meski massa pendemo memanas tapi tetap terkendali dan aman, lancar serta kondusif, karena adanya himbauan dari masing-masing pimpinan pendemo agar massa tetap tenang, dan hanya satu tuntutan massa yaitu minta ke-6 petani peladang harus dibebaskan.

Jika tidak dibebaskan maka massa akan turun lebih banyak lagi hingga ada putusan bebas dari Pengadilan Negeri Sintang.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.